Bahasa sebagai Bank Memori Kolektif: Menelusuri Gagasan Ngugi wa Thiong'o
Bisa saja seseorang di antara kita menguasai lima hingga sepuluh bahasa dunia, namun tetap menjadi budak jika tidak memahami dan menguasai bahasa ibun...
Baca Selengkapnya →Telusuri artikel dalam kategori essay
Bisa saja seseorang di antara kita menguasai lima hingga sepuluh bahasa dunia, namun tetap menjadi budak jika tidak memahami dan menguasai bahasa ibun...
Baca Selengkapnya →
Gaza adalah manifestasi Nekropolitik yang dimaksud Mbembe. Kondisi yang dialami warganya tak ubahnya sebuah pemurnian eksistensi sebagai manusia: sega...
Baca Selengkapnya →
Kebenaran sering kali dibayangkan sebagai cermin yang jernih—sebuah permukaan yang mampu memantulkan realitas tanpa sedikit pun distorsi. Seperti ki...
Baca Selengkapnya →
Baiklah. Mari kita baca si turis ini menggunakan Lacan dan Zizek. Bagaimana subjek Lacanian-Zizekian itu? Subjek yang selalu lack, berkekurangan (n...
Baca Selengkapnya →
Malas! Seruan itu lahir di perkebunan kolonial, tapi masih bergema di ruang kelas dan kantor kita hari ini. Pertanyaannya bukan siapa yang malas, mela...
Baca Selengkapnya →
Esai ini membahas urgensi dekolonisasi epistemologi dalam ilmu sosial untuk mematahkan dominasi teori Barat yang sering kali tidak relevan dengan real...
Baca Selengkapnya →
Novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli sangat kental membawakan kisah romantisme klasik di Indonesia. Romantisme yang dimaksudkan bukan hanya yang terj...
Baca Selengkapnya →